Daun Kelor Beserta Manfaatnya untuk Kecantikan

By | 22 April 2021
Daun Kelor Beserta Manfaatnya untuk Kecantikan, Mekarsari Media

Tanaman kelor memiliki ketinggian 7-11 meter, berbatang berkayu (lignosus), tegak, berwarna putih kotor, kulit tipis, permukaan kasar; percabangan simpodial, arah cabang tegak atau miring, cenderung tumbuh lurus dan memanjang. Daun kelor memliki ciri berupa: majemuk, bertangkai panjang, tersusun berseling, beranak daun gasal (imparipinnatus), helai daun saat muda berwarna hijau muda.

Buah berbentuk panjang bersegi tiga, panjang 20 – 60 cm; buah muda berwarna hijau – setelah tua menjadi cokelat, bentuk biji bulat – berwarna coklat kehitaman, berbuah setelah berumur 12 – 18 bulan. Akar tunggang, berwarna putih, membesar seperti lobak.

Perbanyakan bisa secara generatif (biji) maupun vegetatif (stek batang). Tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai di ketinggian 1000 m dpl, banyak ditanam sebagai tapal batas atau pagar di halaman rumah atau ladang.

Penelitian terhadap manfaat tanaman mulai dari daun, kulit batang, buah sampai bijinya, sejak awal tahun 1980-an telah dimulai. Ada sebuah laporan hasil penelitian, kajian dan pengembangan terkait dengan pemanfaatan tanaman kelor untuk penghijauan serta penahan penggurunan di Etiopia, Somalia, dan Kenya oleh tim Jerman, di dalam berkala Institute for Scientific Cooperation, Tubingen, 1993.

Baca Juga :  7 Tanaman Hias Yang Cocok Untuk Rumah Minimalis

Laporan tersebut dikhususkan terhadap kawasan yang termasuk Etiopia, Somalia, dan Sudan, karena sejak lama sudah menjadi tradisi penduduknya untuk menanam pohon kelor, mengingat pohon tersebut dapat menjadi bagian di dalam kehidupan sehari-hari sebagai bahan sayuran, bahan baku obat-obatan, juga untuk diperdagangkan.

Di kawasan Arba Minch dan Konso, pohon kelor justru digunakan sebagai tanaman untuk penahan longsor, konservasi tanah, dan terasering. Sehingga pada musim hujan walau dalam jumlah yang paling minimal, jatuhan air hujan akan dapat ditahan oleh sistem akar kelor, dan pada musim kemarau “tabungan” air sekitar akar kelor akan menjadi sumber air bagi tanaman lain. Juga karena sistem akar kelor cukup rapat, bencana longsor jarang terjadi.

Periset dari Anna Technology University, Tamilnadu, India, C Senthil Kumar, membuktikan bahwa daun kelor memang berkhasiat sebagai hepatoprotektor alias pelindung hati.

Menurut dokter sekaligus herbalis di Yogyakarta, dr Sidi Aritjahja, kelor mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan sangat bagus untuk penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan, misalnya luka usus dan luka lambung. “Bagian apa pun yang dipakai aman asal memperhatikan caranya,” ujar alumnus Universitas Gadjah Mada itu. Minumlah rebusan daun kelor selagi air hangat. Sebab, efek antioksidan masih kuat dalam keadaan hangat.

Khasiat Daun Kelor:

1. 7 x vitamin C pada jeruk
2. 4 x kalsium pada susu
3. 4 x vitamin A pada wortel
4. 2 x protein pada susu
5. 3 x potasium pada pisang

Baca Juga :  7 Tanaman Hias Yang Cocok Untuk Rumah Minimalis

Efek Samping Daun Kelor:

1. Menurunkan tekanan darah
2. Memperlambat detak jantung
3. Hipoglikemia atau gula darah rendah
4. Diare
5. Kerusakan hati dan ginjal
6. Bahaya bagi kandungan
7. Reaksi alergi

Daftar Manfaat Daun Kelor untuk Kecantikan:

1. Mencegah penuaan dini

Dalam beberapa penelitian, peneliti menyebut daun kelor berkhasiat untuk mencegah penuaan dini. Peneliti menggunakan biji kelor untuk mengambil minyak atsirinya lalu diformulasikan ke dalam bentuk krim.

Dari hasil penelitian tersebut terbukti bahwa minyak daun kelor ini mengandung antioksidan yang tinggi. Kandungan antioksidan dalam kelor mampu mencegah munculnya keriput. Kelor juga bisa melindungi keutuhan elastin pada kulit sehingga tetap kencang dan awet muda.

2. Melembapkan dan menghaluskan kulit

Moringa oleifeira juga dibuktikan bisa melembapkan kulit.Ekstrak moringa kaya akan vitamin E yang membantu mengurangi keriput dan membuat kulit jadi lebih halus.Vitamin E merupakan salah satu nutrisi penting untuk kulit.

3. Membantu regenerasi sel Kulit dan merangsang kolagen

Moringa oleifeira diketahui mengandung vitamin A. Vitamin A diperlukan untuk pemeliharaan dan perbaikan jaringan kulit. Kandungan kalsium di dalamnya juga punya peran penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Sebuah penelitian menyebut olesan ekstrak kolagen pada wajah juga membantu pembentukan kolagen meningkat dan kulit semakin elastis.

4. Melindungi dan mencerahkan kulit

Ekstrak daun kelor mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C ini bekerja dengan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas serta meningkatkan kecerahan kulit.

Baca Juga :  7 Tanaman Hias Yang Cocok Untuk Rumah Minimalis

Tak dimungkiri bahan aktif untuk meningkatkan kecerahan kulit seperti yang dimiliki skincare Korea memang tengah jadi tren dan banyak diminati perempuan Indonesia.

Selain itu, pemakaian teratur ekstrak daun kelor diketahui dapat membantu memperbaiki warna kulit yang belang, salah satunya dengan mencegah noda.

Penelitian juga menunjukkan kalau daun kelor membantu melawan radikal bebas dari sinar UV yang menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan dini.

5. Mudah diserap kulit

Moringa oleifeira selain memiliki khasiat tinggi juga mengandung asam oleat sebanyak 72 persen. “Ini membuat ekstrak moringa akan lebih mudah diserap oleh kulit sehingga bisa dengan segera mencegah kerusakan kulit,” ucapnya.

6. Mengatasi kulit berminyak

Kandungan antioksidan pada kelor dapat mengurangi stres dan peradangan yang biasanya dapat memicu produksi minyak.

Selain itu, sifat antioksidan pada kelor juga mengatur ketidakseimbangan hormon yang disebabkan oleh stres oksidatif. Antioksidan pada kelor membantu meredakan efek penyebab munculnya jerawat.

7. Mengatasi kulit kering

Daun kelor juga bakal mmengandung vitamin B yang berperan sebagai humektan alami. Artinya, kelor dapat menarik air ke lapisan terluar kulit. Minyak kelor yang meresap ke dalam jaringan kulit dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit.

8. Mengatasi jerawat

Ekstrak daun kelor juga diketahui dapat mencegah timbulnya jerawat karena sifat antibakteri dan antioksidan yang dimilikinya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments